Blog

Cegah Penularan Covid dan Demam Berdarah, BAZNAS Gelar Disinfeksi dan Fogging di Wilayah Tarogong Garut

Pandemi yang belum mereda membuat banyak kalangan yang masih tetap siaga, termasuk BAZNAS Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam rangka mengurangi dampak penyebaran Covid-19 sekaligus sudah mulai masuk musim penghujan, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Garut melakukan aksi disinfeksi dan penyemprotan (fogging) sarang nyamuk (9/10/2020) di Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kali ini yang menjadi sasaran disinfeksi dan fogging adalah daerah perumahan warga GMI. Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan BAZNAS Tanggap Bencana tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara mandiri bersama-sama dengan warga yang lain secara periodik.

BAZNAS Bantu Evakuasi dan Distribusi Logistik untuk Korban Banjir dan Longsor Ciganjur

Intensitas hujan yang tinggi di Bogor dan Jakarta pada hari Sabtu (10/10/2020) mengakibatkan terjadi banjir dan longsor di beberapa daerah. Seperti yang terjadi di daerah Jl. Damai Rt.004/002 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Banjir yang melanda daerah tersebut juga mengakibatkan longor di satu titik dengan korban meninggal dunia 1 orang dan luka-luka 3 orang. Sedangkan ratusan lainnya terpaksa harus dievakuasi dan tinggal di pengungsian.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) langsung merespon kejadian tersebut dengan memberangkatkan 7 personil yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana Pusat dan BAZNAS Tanggap Bencana  DKI Jakarta. BAZNAS langsung memberikan layanan dengan melakukan aksi evakuasi dan pendistribusian logistik untuk pengungsi dan relawan serta regu penolong di lokasi kejadian. Sampai dengan saat ini (12/10/2020), tim BAZNAS Tanggap Bencana  DKI Jakarta masih melakukan giat dapur air untuk melayani korban terdampak dan relawan yang melakukan giat bersih-bersih rumah warga.

Pelatihan Kapasitas, Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah Jalani Praktik Pembuatan Protap Covid-19

Pada Kamis (08/10/2020) telah dilaksanakan sesi kelima peningkatan kapasitas kebencanaan Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah. Pada sesi pertemuan kelima ini, para relawan diberikan materi mengenai Tata cara dan Praktik Pembuatan Prosedur Tetap (Protap) Covid-19 bersama dengan Instruktur pelatihan, Rizkia Nurinayanti, Direktur New Future Disaster Management Center. Pertemuan untuk pembuatan Protap Covid-19 ini dihadiri oleh 50 perwakilan relawan dari BAZNAS Tanggap Bencana Daerah.

Nantinya, sesi keenam yang menjadi sesi terakhir peningkatan kapasitas pada Selasa (13/10/2020) akan membahas mengenai praktik penyampaian materi yang baik dan benar serta micro-teaching bersama dengan para relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah. Tujuan micro-teaching sendiri yaitu untuk meningkatkan kemampuan para relawan yang nantinya akan mendampingi dan memfasilitasi para guru madrasah sebagai rencana tindak lanjut setelah program peningkatan kapasitas ini.

Sinergi BAZNAS dan Kemensos Buka Layanan Dapur Umum Bantu Pasien Covid di Tasikmalaya

Pandemi belum selesai, BAZNAS Tanggap Bencana dan Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya (8/10/2020) bersama dengan TAGANA Kemensos membuka layanan dapur umum untuk warga yang harus diisolasi di PST Cipasung, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat.

Setidaknya ada 124 orang yang di isolasi di beberapa gedung seperti Gedung Pasca Sarjana IAIC, Asrama Al-Uswah 2, Asrama Esa Lama, Gedung MAN 2 Tasikmalaya, Asrama Arrohmaniyah, dan Asrama Istiqomah, Kabupaten Tasikmalaya. Layanan dapur umum menyediakan sarapan pagi berupa bubur ayam, makan siang, dan makan malam. Setiap harinya tim menyediakan tidak kurang 450 paket makanan untuk warga yang diisolasi tersebut.

BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Survei Kaji Dampak di Enam Provinsi

BAZNAS menggelar survei kaji dampak zakat kepada para penerima manfaat program BAZNAS Tanggap Bencana di enam provinsi, Rabu (30/9/2020). Adapun enam provinsi yang melakukan kaji dampak yaitu Provinsi Bengkulu, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Banten, Provinsi Bali, Provinsi Sulawesi Utara dan juga Provinsi Sulawesi Tenggara.

Keenam provinsi tersebut melakukan kaji dampak kepada 71 Kepala Keluarga yang telah menerima bantuan dari Program BAZNAS Tanggap Bencana Tahun 2020 seperti program hunian sementara (Huntara), Dapur Umum, Bantuan MCK, Bantuan Sembako dan sebagainya.

Tujuan dilaksanakannya program survei kaji dampak yaitu untuk mengetahui nilai indeks zakat nasional (IZN) dan untuk menilai pengelolaan zakat ditingkat pusat dan daerah. Kedepannnya survei kaji dampak zakat nasional yang dilakukan oleh para relawan BAZNAS Tanggap bencana di daerah ini akan terus dilaksanakan di empat belas provinsi lainnya. 

Relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah Jalani Pelatihan Sistem Peringatan Dini

BAZNAS kembali menggelar peningkatan kapasitas relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah sesi keempat dengan tema mengenai sistem peringatan dini (early warning systems), pada Selasa (6/10/2020). Di sesi ini, Rizkia Nurinayanti, selaku instruktur pelatihan menyampaikan materi tentang pembuatan sistem peringatan dini di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Pelatihan ini dihadiri oleh 55 peserta melalui zoom video. Pada pelatihan kali ini, peserta juga melakukan praktik untuk membuat system peringatan dini yang didasarkan pada situasi dan kondisi di daerahnya masing-masing. Harapannya, setelah kegiatan ini para peserta mampu membuat sistem peringatan dini dan juga melakukan pendampingan disekolah dan komunitasi sebagai bentuk upaya pengurangan risiko bencana.

BAZNAS Tanggap Bencana Turunkan Tim Bantu Korban Banjir Cianjur

Hujan dengan intensitas yang tinggi, Sabtu (3/10/2020), menyebabkan luapan Sungai Cisoko, akibat beberapa desa di Kecamatan Leles, Cianjur Selatan mengalami banjir dan longsor di beberapa titik. Longsor dan banjir tersebut mengakibatkan kerusakan dan terbatasnya akses ke beberapa desa seperti, Desa Karya Mukti, Desa Suka Mulya, Desa Naga Sari, Desa Purabaya dan Desa Sindang Sari.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) gabungan yang terdiri dari BTB Pusat dan Jawa Barat langsung merespon kejadian tersebut. Dari hasil assessment dan data yang didapat di lokasi kejadian bencana, tim melakukan respon atau layanan resik sekolah sebagai langkah awal. Sekolah yang dijadikan sasaran yaitu MTs Leles, Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Bersama dengan warga dan aparat desa, tim BAZNAS Tanggap Bencana bergotong royong membersihkan lumpur dan material lain yang tersisa di sekolah tersebut. Kegiatan tersebut dilakukan di semua ruangan sekolah sampai dengan lapangan sekolah.

BAZNAS Tanggap Bencana Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Tanggap Bencana Daerah Sesi III

Pada Kamis (01/10/2020) telah dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas untuk para relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah yang membahas mengenai pembuatan peta ancaman dan peta evakuasi. Acara ini dilaksanakan secara daring menggunakan zoom, yang melibatkan lima puluh orang relawan di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, Riskia Nurninayanti selaku instruktur pelatihan menyampaikan materi mengenai dasar-dasar pembuatan peta ancaman dan praktik untuk membuat peta ancaman dan peta evakuasi di kantor  BAZNAS Tanggap Bencana Daerah masing-masing tempat para relawan biasa bekerja.

Harapannya, setelah membuat peta ancaman dan peta evakuasi tersebut para relawan  mampu membuat peta ancaman dan peta evakuasi sebelum dan ketika terjadi suatu bencana di daerahnya masing-masing. Nantinya, para relawan juga diharapkan mampu memfasilitasi dan mendukung berbagai upaya pengurangan risiko kebencanaan di tingkat lokal maupun nasional seperti di institusi Pendidikan ataupun lembaga masyarakat lainnya.

Kegiatan ini merupakan pertemuan ketiga dari enam sesi pertemuan dengan para relawan BAZNAS Tanggap Bencana sebelum mereka memberikan pendampingan secara daring maupun langsung.

Cegah Penyebaran Covid-19, BAZNAS Tanggap Bencana Lakukan Disinfeksi Fasilitas Umum di Kawasan Jabodetabek

BAZNAS kembali melakukan kegiatan disinfeksi untuk berbagai fasilitas umum yang ada di sekitar Jabodetabek, hari Selasa (22/9/2020). Fasilitas umum yang menjadi sasaran dari kegiatan tersebut seperti masjid dan stasiun. Kegiatan yang dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yang sampai dengan sekarang angkanya masih mengalami peningkatan secara nasional.

Penyemprotan disinfeksi rencananya akan dilakukan sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2020. Diharapkan dengan dilakukan program disinfeksi ini dapat menjaga masyarakat untuk tetap sehat dan beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat di sekeliling lokasi sebagai upaya pelibatan aktif dan edukasi warga agar lebih peduli dan menyebarkan nilai-nilai hidup sehat.

BAZNAS Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Tanggap Bencana di Daerah

Pada Selasa (29/9/2020) telah dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas untuk para relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah yang membahas mengenai penyusunan rencana aksi. Acara ini dilaksanakan secara daring menggunakan Zoom Video, yang melibatkan lima puluh orang relawan di seluruh Indonesia. Pada kesempatan kali ini, Riskia Nurninayanti selaku instruktur pelatihan menyampaikan materi mengenai proses penyusunan dan praktik untuk membuat rencana aksi berdasarkan hasil kajian risiko yang sebelumnya sudah dibuat oleh para relawan BAZNAS Tanggap Bencana Daerah.

Harapannya, setelah membuat rencana aksi tersebut para relawan mampu membuat dokumen analisis kontigensi dan rencana aksi dari setiap bencana yang mungkin terjadi di daerahnya masing-masing. Nantinya, para relawan juga diharapkan mampu memfasilitasi dan mendukung berbagai upaya pengurangan risiko kebencanaan di tingkat lokal maupun nasional.

Kegiatan ini akan berlangsung selama enam kali pertemuan sampai dengan para relawan BAZNAS Tanggap Bencana dapat memberikan pendampingan kepada madrasah atau sekolah untuk dapat membuat rencana kontigensi mereka sendiri.

1
Assalamu'alaikum,
Bagaimana kami bisa membantu Anda?
Powered by