Category: Edukasi

Category: Edukasi

Edukasi dan Sosialisasi Tas Siaga dan PHBS BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua

Jayapura, 20/12/2020. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Papua memberikan edukasi dan sosialisasi untuk warga yang ada di Pulau Kosong yang dihadiri oleh warga yang ada di pesisir pantai. Edukasi dan sosialisasi tersebut berkenaan kebencanaan yaitu mengenai aturan protokol kesehatan (3M) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan tersebut juga mengenalkan tas siaga kepada warga masyarakat dan bagaimana melakukan pertolongan pertama bagi korban. Setelah itu warga beserta tim BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua melakukan aksi resik lingkungan, membersihkan sampah yang ada di sekitar pantai.

Pelatihan BAZNAS untuk Sekolah 1000 Guru Siaga di Regional III Selesai Digelar

BAZNAS Tanggap Bencana melaksanakan pertemuan sesi keempat pelatihan 1000 Guru Siaga Tahun 2020 kepada para pendidik di madrasah dan juga pondok pesantren di wilayah Indonesia bagian Timur, Kamis (26/11/2020). Pelatihan 1000 Guru Siaga dihadiri oleh 94 pendidik dari 16 perwakilan sekolah.

Pada sesi keempat, penyampaian materi mengenai sistem peringatan dini disampaikan oleh Sukamto, Staf Divisi Respon BAZNAS Tanggap Bencana RI bersama dengan Ira Wiyanty, BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua selaku co-fasilitator sekaligus moderator. Di kesempatan tersebut, Sukamto menyampaikan bahwa setiap sekolah membangun sistem peringatan dini di sekolah masing-masing.

“Tujuanya supaya kita bisa mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Pada pertemuan selanjutnya, penyampaian materi akan membahas mengenai Prosedut Tetap COVID-19 di Sekolah yang akan disampaikan oleh Yuliana Vonica, Fasilitator pendidikan bencana, BAZNAS Tanggap Bencana RI.

BAZNAS Gelar Sesi Keempat Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga di Regional II

BAZNAS Tanggap Bencana melaksanakan pertemuan sesi keempat pelatihan 1000 Guru Siaga Tahun 2020 kepada para pendidik atau tenaga pendidik di madrasah dan juga pondok pesantren di wilayah Indonesia bagian Tengah, Rabu (25/11/2020). Pelatihan 1000 Guru Siaga dihadiri oleh 121 pendidik dari 44 perwakilan sekolah.

Pada sesi keempat, penyampaian materi mengenai sistem peringatan dini disampaikan oleh Widodo, Staf Divisi Pengurangan Risiko Bencana BAZNAS Tanggap Bencana RI bersam Iya Munawaroh, dari BAZNAS Tanggap Bencana DIY selaku co-fasilitator sekaligus moderator. Di kesempatan tersebut, Widodo menyampaikan bahwa setiap sekolah perlu membentuk sistem peringatan dini misalnya melalui media bel di sekolah yang bunyinya dapat digunkan untuk memperingati warga sekolah jika terjadi bencana banjir, kebakaran dan sebagainya.

Kuatkan Kesiapsiagaan Bencana, BAZNAS Latih Relawan di Jabodetabek

Menanggapi situasi dan kondisi yang terus menuntut kerja-kerja dari tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk lebih cepat, sigap, dan cekatan dalam membantu penanganan bencana khususnya wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, maka dibentuklah relawan BAZNAS Tanggap Bencana Jabodetabek. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, hari Sabtu (14/11/2020).

Sebanyak dua puluh personil dibentuk dan diberikan pelatihan dasar sebagai bekal bagi para relawan untuk nantinya melayani para penyintas. Dua puluh personil ini berasal dari berbagai daerah sekitar Jakarta yang siap dijadikan sebagai tim reaksi cepat jika sewaktu-waktu bencana melanda, khususnya yang terjadi di daerah Jabodetabek dan sekitarnya.

BAZNAS Gelar Sesi Kedua Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga Regional III

BAZNAS Tanggap Bencana melaksanakan pertemuan sesi kedua pelatihan 1000 Guru Siaga Tahun 2020 kepada para pendidik atau tenaga pendidik di madrasah dan juga pondok pesantren di wilayah Indonesia bagian Tengah, Kamis (12/11/2020). Pelatihan 1000 Guru Siaga dihadiri oleh 103 pendidik dari 30 perwakilan sekolah.

Pada sesi kedua, penyampaian rencana aksi disampaikan oleh Ade Hilman, Senior Officer Respon BAZNAS Tanggap Bencana RI bersama dengan Ira Wiyanty selaku co-fasilitator dari BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua. Di kesempatan tersebut, Ade menyampaikan bahwa rencana aksi perlu untuk disosialisasikan kepada semua warga sekolah, karena partisipasi warga sekolahnya merupakan hal yang penting. 

BAZNAS Gelar Sesi Kedua Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga Regional II

BAZNAS Tanggap Bencana melaksanakan pertemuan sesi kedua pelatihan 1000 Guru Siaga Tahun 2020 kepada para pendidik atautenaga pendidik di madrasah dan juga pondok pesantren di wilayah Indonesia bagian Tengah, Rabu (11/11/2020). Pelatihan 1000 Guru Siaga dihadiri oleh 121 pendidik dari 54 perwakilan sekolah.

Pada sesi kedua, penyampaian rencana aksi disampaikan oleh Anda, Senior Officer BAZNAS Tanggap Bencana RI bersama dengan Rizka Chibriyah selaku co-fasilitator dari BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Kulon Progo. Di kesempatan tersebut, Anda menyampaikan bahwa rencana aksi yang dibuat berdasarkan ranking ancaman bencana di masing-masing sekolah. Seperti yang terdapat dalam salah satu qoutes Benjamin Franklin “Gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan”.

“Oleh karena itu, rencana aksi yang dibuat oleh para pendidik harus memperhatikan Prinsip SMART,” kata Anda.

BAZNAS Gelar Sesi Kedua Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga Regional I

Pada Selasa (10/11/2020) telah BAZNAS Tanggap Bencana menggelar pertemuan sesi kedua pelatihan kepada para tenaga pendidik dan pendidik di madrasah maupun pondok pesantren di wilayah bagian barat Indonesia. Pelatihan 1000 Guru Siaga dihadiri oleh 36 pendidik dari 12 perwakilan sekolah.

Pada sesi kedua, penyampaian rencana aksi disampaikan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana RI, Isnina Intan Cahya, dan dibantu oleh Iya Munawaroh selaku co-fasilitator dari BAZNAS Tanggap Bencana D. I Yogyakarta. Di kesempatan tersebut, Isnina menyampaikan bahwa rencana aksi yang dibuat harus memperhatikan unsur SMART dalam upaya pengurangan risiko bencana agar tepat sasaran dan juga perlu di sosialisasikan kepada seluruh warga sekolah.

BAZNAS Gelar Sesi Pertama Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga di Indonesia Bagian Timur

BAZNAS Tanggap Bencana melaksanakan pertemuan sesi pertama di regional 3, Pelatihan 1000 Guru Siaga ini dihadari oleh 98 peserta yang merupakan pendidik atau tenaga pendidik di tingkat madrasah dan pondok pesantren yang berada di Pulau Jawa, Sulawesi, Papua dan sekitarnya, Pada Kamis (5/11/2020).

Penyampaian materi di sesi ini disampaikan oleh M. Irfan Djaelani selaku Staf Respon BAZNAS Tanggap Bencana RI. Di kesempatan tersebut, Irfan Djaelani menyampaikan bahwa upaya pengurangan risiko bencana yang dilakukan oleh madrasah merupakan upaya peningkatan kapasitas sekolah melalui tenaga pendidik atau pendidik dan seluruh warga sekolah. Rencananya, di pertemuan sesi kedua akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan November 2020.

Pelatihan Sekolah 1000 Guru Siaga di Regional 2 dari BAZNAS Selesai Digelar

Pada Rabu (4/11/2020) BAZNAS Tanggap Bencana telah menyelesaikan pertemuan pelatihan sesi pertama di regional 2 yang membahas mengenai analisis risiko bencana. Pelatihan 1000 Guru Siaga ini dihadari oleh 143 peserta yang merupakan pendidik atau tenaga pendidik di tingkat madrasah atau pondok pesantren yang berada di Pulau Jawa dan sekitarnya.

Penyampaian materi di sesi ini disampaikan oleh Irham Syarhuddin selaku Manajer Pengurangan Risiko Bencana BAZNAS Tanggap Bencana RI. Di kesempatan tersebut, Irham menyampaikan matriks sejarah bencana dan juga melakukan pengisian worksheet serta sesi tanya jawab mengenai upaya pengurangan risiko bencana. 

Rencananya, di pertemuan Kamis (5/11/2020), akan diadakan kembali penyampaian materi tentang analisis risiko bencana oleh Irfan Djaelani, Staf Respon BAZNAS Tanggap Bencana RI di regional 3 atau Bagian Indonesia Timur.WhatsAppFacebookTwitterShare

BAZNAS Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Bencana di Papua

BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas relawan pada Minggu (1/11/2020). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian tindak lanjut yang dilakukan oleh BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Papua sebagai transfer knowledge kepada 25 anggota aktif yang telah terbentuk.

Kegiatan yang dilakukan selama dua hari dari tanggal 1-2 November 2020 tersebut bertempat di kantor ICMI Kotaraja, Jayapura, Papua. Materi-materi yang disampaikan merupakan materi-materi turunan yang didapat sebelumnya dari kegiatan serupa yang diadakan BAZNAS Tanggap Bencana Pusat. Diharapkan dari kegiatan tersebut adalah terbentuknya relawan-relawan yang tangguh sekaligus dapat bertanggungjawab terhadap tugas-tugas kemanusiaan yang diamanahkan

1
Assalamu'alaikum,
Bagaimana kami bisa membantu Anda?
Powered by
izmir escort bayan alsancak escort izmir eskort buca escort escort ankara manavgat grup escort escort manavgat lara escort bayan izmir eskort partner izmir escort kadınlar izmir escort kızlar izmir eskort karsiyaka escort